mawar berduri menulis …

July 2, 2006

Kutukan Adu Penalti Inggris

Filed under: tentang bola

england KOInggris seperti dikutuk jika harus menghadapi adu penalti. Kekalahan atas Portugal menambah panjang daftar kegagalan The Three Lions saat harus beradu tos-tosan.

Di Gelsenkirchen, Minggu (2/7/2006) dinihari, Inggris harus memupus asa mereka untuk melangkan ke babak senifinal. Menghadapi Portugal David Beckham cs takluk 3-1 (0-0).

Inggris kalah dalam adu penalti sebenarnya bukan cerita baru. Skuad St George Cross memang jarang dinaungi Dewi Fortuna jika harus menghadapi momen seperti ini, lihat saja catatan mereka yang mengalami lima kegagalan dari enam adu penalti di berbagai event besar dalam 16 tahun terakhir.

Adalah Portugal juga yang menjadi mimpi buruk terakhir Inggris dua tahun lalu. Di Euro 2004 Luis Figo cs menghalangi langkah Inggris ke babak semifinal lewat adu penalti.

Setelah bermain imbang 1-1 di 90 menit dan 2-2 di babak perpanjangan waktu, Seleccao akhirnya keluar sebagai pemenang setelah unggul 6-5 dalam adu penalti.

Delapan tahun lalu Argentina yang menjadi pengganjal jalan Inggris. Dalam pertandingan di mana Beckham mendapat kartu merah akibat akting Diego Simeone itu Inggris tunduk 3-4 (2-2).

Negara lain yang juga menjadi pemupus harapan Inggris adalah Jerman. Bahkan tercatat dua kali pasukan “Panzer” menyingkirkan Inggris lewat adu penalti. Setelah yang pertama di babak semifinal Piala Dunia 1990 dengan 3-4 (1-1), Jerman bahkan mampu menundukkan Inggris di kandangnya sendiri saat digelar Piala Eropa 1996 dengan meraih kemenangan 5-6 (1-1) — juga di babak semifinal.

Satu-satunya kemenangan Inggris di adu penalti dalam kurun 16 tahun terakhir adalah atas Spanyol di Euro 1996. Tepat sebelum menderita kekalahan atas Jerman, Inggris sukses menundukkan Spanyol dengan skor 4-2 (0-0).

Hikzzz… Rose semalaman nonton, udah merasa tiap adu pinalti selalu aja England KO :( Sedih banget sampe tidur pun gak enak :(

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://elenaaa.blogsome.com/2006/07/02/kutukan-adu-penalti-inggris/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>


Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here