Punya pelatih bereputasi tinggi, dihuni pemain-pemain yang tengah dalam puncak karir, semestinya Inggris bisa meraih prestasi tinggi di Piala Dunia kali ini, termasuk mungkin mengulang kejayaan lawas mereka 40 tahun silam.

Sebagai negara yang mengklaim sebagai penemu sepakbola, kenyataannya Inggris tidak terlalu digjaya di turnamen terbesar ini. Dari tahun ke tahun mereka hanya punya satu kenangan indah, yaitu saat menjuarai Piala Dunia 1966 di kandang sendiri.
Sejak itu Inggris tak pernah mencapai level tinggi baik di level Eropa maupun dunia. Kata orang, negeri ini telah dikutuk gara-gara kontroversi gol Jerman Barat di final keramat itu, yang mereka menangi dengan skor 4-2.
Dari sebelas kali keikutsertaannya di Piala Dunia, prestasi terbaik Inggris selain di tahun 1966 adalah babak semifinal. Itupun terjadi hanya satu kali, yaitu di Italia 1990. Begitu pula di tingkatan Eropa, The Three Lions cuma sampai di babak empat besar di Euro 1996 di depan publiknya sendiri.
Kini, 40 tahun setelah Sir Bobby Moore mengangkat tropi Jules Rimet, Inggris datang ke Jerman untuk membuktikan diri bahwa mereka masih pantas untuk disebut sebagai “ibunda sepakbola”.
Dengan pelatih asing pertama dalam sejarahnya — ditangani Sven Goran Eriksson (Swedia) sejak 2001 — Inggris belum juga menorehkan apa-apa. Ditekuk Brasil di perempatfinal Piala Dunia 2002, berikutnya David Beckham dkk tersingkir di babak yang sama oleh tuan rumah Portugal di Euro 2004.
Perjalanan Inggris menuju Jerman boleh menimbulkan harapan besar dari pendukungnya. Meskipun sempat diselingi oleh kekalahan dari Irlandia Utara dan dipermalukan Denmark di partai persahabatan, Inggris lolos sebagai juara grup bersama Polandia.
Eriksson, yang akan mundur setelah Piala Dunia ini, mungkin belum menghasilkan terobosan sensasional pada kekuatan timnya. Tapi hal yang pasti adalah skuad Inggris saat ini amatlah menjanjikan.
Di bawah mistar gawang David James yang sudah veteran telah digantikan Paul Robinson. Di barisan belakang, Gary Neville masih bek kanan terbaik Inggris saat ini, demikian pula Ashley Cole sebagai bek kiri, yang belakangan mesti absen lama karena cedera.
Di sektor bek tengah, Eriksson punya banyak stok handal, mulai John Terry, Rio Ferdinand, sampai pemain paling senior, Sol Campbell. Bintang Liverpool Jamie Carragher siap melapis di kiri, kanan atau tengah.
Lini tengah Inggris saat ini adalah yang terbaik. Dua gelandang terbaiknya, Steven Gerrard dan Frank Lampard, adalah jaminan mutu karena mereka tengah dalam puncak permainan. Beckham semestinya punya tugas lebih ringan untuk memimpin serangan, ditambah pula dengan kecerdikan Joe Cole dan Michael Carrick.
Di barisan depan, Inggris punya sederet striker handal, mulai dari Michael Owen, Wayne Rooney, Peter Crouch. Namun hanya Owen yang jam terbangnya paling tinggi di turnamen besar. Satu striker lagi Theo Walcott yang masih hijau menjadi perjudian Eriksson.
Rooney, yang menjadi bintang di Euro 2004, terancam tidak bisa dibawa ke Jerman karena menderita cedera metatarsal cukup serius enam minggu sebelum turnamen dimulai. Entah apakah Crouch atau Walcott bisa menjadi tandem ideal buat Owen, yang juga baru pulih dari cedera selama empat bulan.
Bagaimanapun, dengan para pemain yang bisa dibilang dalam usia emas emas, kini tinggal bagaimana Eriksson meramu The Three Lions untuk dapat menghasilkan sesuatu — syukur-syukur juara.
Skuad Inggris: (Nomor punggung, posisi, nama pemain, klub/negara)
1. GK, Paul Robinson - (Tottenham Hotspur, ENG)
2. DF, Gary Neville - (Manchester Utd., ENG)
3. DF, Ashley Cole - (Arsenal, ENG)
4. MF, Steven Gerrard - (Liverpool, ENG)
5. DF, Rio Ferdinand - (Manchester Utd., ENG)
6. DF, John Terry - (Chelsea, ENG)
7. MF, David Beckham - (Real Madrid, ESP)
8. MF, Frank Lampard LAMPARD- (Chelsea, ENG)
9. FW, Wayne Rooney - (Manchester Utd., ENG)
10. FW, Michael Owen - (Newcastle, ENG)
11. MF, Joe Cole - (Chelsea, ENG)
12. DF, Sol Campbell - (Arsenal, ENG)
13. GK, David James - (Manchester City, ENG)
14. DF, Wayne Bridge - (Chelsea, ENG)
15. DF, Jamie Carragher - (Liverpool, ENG)
16. MF, Owen Hargreaves - (Bayern Munich, GER)
17. MF, Jermaine Jenas - (Tottenham Hotspur, ENG)
18. MF, Michael CARRICK - (Tottenham Hotspur, ENG)
19. MF, Aaron Lennon - (Tottenham Hotspur, ENG)
20. MF, Stewart Downing - (Middlesbrough, ENG)
21. FW, Peter Crouch - (Liverpool, ENG)
22. GK, Robert Green - (Norwich, ENG)
23. FW, Theo Walcott - (Arsenal, ENG)